Sampul Tiket Pulang

Novel · 2026

Tiket
Pulang

"Mungkin beberapa cerita memang tidak punya akhir yang kita inginkan. Tapi tetap layak untuk diceritakan."

Karya Muhammad Anwar Ramdhani

Sinopsis

"Kamu mau jadi pacarku?"

Kalimat itu terkirim dari jemariku pada suatu malam, di sebuah malam yang sunyi, ketika aku akhirnya berani untuk mengungkapkan apa yang selama ini tersimpan.

Dua tahun sudah sejak Nara pergi. Kini kami hanya sebatas saling menatap dan tersenyum, seolah semuanya baik-baik saja. Aku pikir waktu akan perlahan mengikis semua kenangan, tapi nyatanya, Nara masih ada di mana-mana. Di setiap sudut sekolah yang pernah kami singgahi, di setiap lagu yang dulu kami dengarkan bersama, bahkan di kebiasaan-kebiasaan kecil yang tanpa sadar masih aku lakukan.

Detik jam terus bergerak, tapi di kepalaku, Nara masih membekas. Aku berusaha meyakinkan diri bahwa semuanya sudah berakhir, tidak ada kesempatan kedua. Tapi setiap langkah yang kupijak selalu membawaku kembali ke tempat-tempat yang penuh dengan momen-momen yang seharusnya tersimpan di masa lalu.

Ini bukan cerita tentang harapan, bukan pula tentang penyesalan. Ini tentang perasaan yang tak mau pergi, meski semuanya sudah berakhir sejak lama.

"
Pulang bukan selalu tentang tempat —
kadang tentang perasaan yang kita rindukan.
2026 Novel

Detail Buku

📖
165
Halaman
📑
16
Chapter
📅
2026
Tahun Terbit
🔖
00-000-000-00-0-0
ISBN
🏢
Gapura Pustaka
Penerbit
📄
Bookpaper
57 gr
sepotong percakapan dari Nara
Nara
Maret 2022
Ra, lima stasiun lagi
Tinggal lima stasiun lagi kita sampai
Aku mau turun di stasiun depan
Katanya mau bareng sampai akhir
Kita udah janji, Ra
Mungkin kita baiknya sampai sini
Ra...?
Februari 2025
Ra, kalau kita ketemu lagi... gimana ya?
Kira-kira masih bisa kaya dulu nggak?
Nggak.
Kita nggak bakal ketemu lagi
Dan nggak bakal kaya dulu lagi
Terus aku harus gimana?
Ra...
Aku kangen

Coming Soon

Rp ××.××× / eksemplar

Get in Touch

Ada pertanyaan, kolaborasi, atau sekadar ingin berbagi kesan setelah membaca? Kami senang mendengar dari kamu.